Evra diangkat menjadi kapten skuad Prancis menjelang Piala Dunia. Sayangnya, tindak-tanduk pemain yang dimiliki Manchester United tersebut justru mencoreng ban kehormatan yang saat itu melingkar di lengannya.
Evra menambah kisruh di tubuh tim Prancis saat berlaga di Afrika Selatan. Pemain keturunan Senegal tersebut 'mendalangi' pemogokan latihan usai dipulangkannya Nicolas Anelka serta melakukan keributan dengan Robert Duverne, pelatih kebugaran tim.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebagai sesama pernah menjabat sebagai kapten tim, Thuram tampak sangat kecewa dengan kelakuan Evra. Anggota generasi Emas Les Bleus menjuarai Piala Dunia 1998 itu bahkan menyerukan FFF (Federasi Sepakbola Prancis) mencekal Evra dari timnas.
"Saya minta untuk para pemain untuk dihukum dan untuk Patrice Evra tidak usah lagi kembali ke tim Prancis," ujar Thuram yang juga anggota FFF di sebuah pertemuan dikutip AFP.
"Ketika Anda menjadi seorang kapten Prancis, ada tanggung jawab dan respek untuk kostum (yang dipakai) dan untuk rakyat yang Anda miliki." (nar/roz)











































