Sabtu (3/7/2010) Maradona dan jutaan rakyat Argentina harus menyaksikan Albiceleste tersingkir secara tragis dari Piala Dunia 2010. Menghadapi Jerman, Javier Mascherano dkk. tak berkutik dan harus menyerah 0-4 di babak perempatfinal.
Kekalahan ini juga menjadi yang terburuk kedua yang pernah dialami wakil Amerika Selatan itu di putaran final Piala Dunia, setelah sebelumnya dibantai Cekoslowakia 1-6 di Piala Dunia 1958.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Situasinya mungkin hampir sama dengan saat di mana saya pensiun dari bermain sepakbola. Tapi yang ini lebih berat," lugasnya.
Maradona selanjutnya mempertimbangkan untuk mengundurkan diri dari posisinya sebagai pelatih timnas Argentina. "Saya bisa saja mundur besok. Tapi saya ingin tim menunjukkan seperti apa sepakbola Argentina yang sejati," lugas eks bintang Napoli itu.
Selama memimpin Albiceleste, Maradona memang sering mendapatkan kritik. Namun para pemain pilihannya tidak pernah berulah atau berseteru dengan Si Tangan Tuhan.
"Saya berterimakasih kepada pemain dan staf keplatihan atas kinerja mereka selama ini. Saya belum bicara soal masa depan," pungkas dia.Β
(nar/arp)











































