Tanyakan saja itu pada Portugal, Brasil, Inggris dan Argentina yang mengharapkan penampilan hebat Cristiano Ronaldo, Kaka, Wayne Rooney dan Lionel Messi di Piala Dunia 2010 ini.
Namun yang terjadi adalah baik Ronaldo, Kaka, Rooney dan Messi sama sekali tak mampu menunjukkan kebintangannya. Jangankan mau membawa timnya melaju lebih jauh, mencetak gol saja sulit.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ronaldo dan Kaka pun sebenarnya nasibnya tak berbeda jauh meski Ronaldo mampu mencetak gol dan Kaka beberapa kali mengarsiteki terjadinya gol Brasil.
Ujung-ujungnya adalah tim yang dibelanya tak ada satu pun yang muncul di babak semifinal. Portugal dan Inggris tersingkir di 16 besar sementara Brasil serta Argentina terhenti di perempatfinal.
Jika ditarik benang merahnya adalah keempatnya adalah tumpuan utama timnya masing-masing. Namun sayangnya begitu mereka mejen maka timnya pun ikut-ikutan mejen pula.
"Situasi ini sedang terjadi pada Maradona dimana dia menerima banyak bantuan. Tidak mudah bagi setiap tim untuk fokus pada satu pemain saja," analisa striker Belanda Robin van Persie di Reuters.
"Melihat tim lain seperti kami, Jerman dan Spanyol jelas sebuah tim harus melakukannya bersama-sama (untuk menang)," sambungnya.
"Inggris dan Portugal menaruh harapan mereka pada Rooney dan Ronaldo (dan gagal). Tapi inilah berkah untuk sepakbola," pungkasnya.
(mrp/mrp)











































