Happy Ending untuk Gio

Happy Ending untuk Gio

- Sepakbola
Rabu, 07 Jul 2010 11:16 WIB
Happy Ending untuk Gio
Cape Town - Menang atas Uruguay 3-2 dan melaju ke final di Afrika Selatan ternyata tidak hanya berarti bagi tim Belanda, namun juga sangat bermakna bagi sang kapten Giovanni van Bronckhorst.

Final di Johannesburg, Minggu (11/7/2010), akan menjadi pertandingan terakhir bagi pemain berdarah Maluku, Indonesia itu. Tak cuma di level internasional, tapi juga dalam karirnya.

Pemain yang telah bermain di tiga Piala Dunia ini memutuskan untuk gantung sepatu setelah Piala Dunia berakhir. Ia bilang, tidak ada yang lebih indah dibanding menutup karir dengan berlaga di final Piala Dunia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tidak ada airmata (kesedihan). Hanya akan ada kegembiraan," ujarnya setelah Belanda mengalahkan Uruguay 3-2, Rabu (7/7/2010) dinihari WIB. "Pertandingan terakhir dalam karir saya adalah final Piala Dunia, tidak ada yang lebih indah dibanding ini."

Pada pertandingan semalam Gio membuka gol kemenangan bagi Belanda lewat tendangan kaki kiri dari jarak jauh, sekitar 30 meter, dan bersarang di pojok atas jala Fernando Muslera. Gol tersebut menjadi gol keenam yang dicetak Gio dalam 105 pertandingan bersama Tim Oranje.

Didaulat menjadi kapten menggantikan Edwin van der Sar yang pensiun dua tahun lalu, Gio terbukti bisa memimpin Belanda masuk final Piala Dunia, sama seperti yang dilakukan oleh seniornya Johan Cruyff yang juga memegang ban kapten di final 1974.

Bahkan Van der Sar yang memegang rekor terbanyak dengan 130 caps, prestasi tertingginya sebagai kapten Belanda adalah babak 16 besar Piala Dunia 2006 dan perempatfinal Euro 2008.

"Bagi yang lain, pertandingan ini akan menjadi pergulatan penting dalam hidup mereka," imbuh Gio. Tapi bagi dirinya, ini adalah pertandingan terakhir dalam hidupnya.

Gio, yang pernah merasakan titel juara liga di tiga negara berbeda -- Skotlandia (Rangers), Inggris (Arsenal) dan Spanyol (Barcelona) --, dalam tiga musim terakhir bermain untuk Feyenoord, klub yang juga pernah ia perkuat dari 1994-1998.
(a2s/key)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads