Antiklimaks adalah kata yang cocok menggambarkan penampilan Jerman. Menghadapi Tim Matador di laga semifinal yang dihelat Kamis (8/7/2010) dinihari WIB, superioritas Der Panzer kala melibas Inggris 4-1 dan melumat Argentina 4-0 sama sekali tidak tampak.
Jerman mendadak kehilangan penampilan impresif mereka. Tanpa determinasi dan serangan mematikan. Statistik FIFA menmperlihatkan Spanyol jauh tampil mendominasi jalannya pertandingan dengan penguasaan bola 51:49 dan jumlah tendangan dua kali lebih banyak dari yang ditembakan Sebastian Schweinsteiger dkk.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sungguh sangat sulit malam ini," ujar Lahm yang dilansir dari ESPN. "Kami tahu Spanyol adalah tim favorit untuk memenangi turnamen ini. Spanyol adalah tim yang sangat kuat."
"Kami tidak bermain cukup berani di babak pertama. Kami memiliki sebuah kesempatan di babak kedua tapi tidak mampu memanfaatkannya. Ini sungguh kekecewaan yang besar. Kami ingin melakukan banyak hal tapi tidak berhasil," pungkas sang skipper.
Meski begitu, Jerman toh masih memiliki kesempatan pulang dengan 'kepala tegak'. Tim Panser harus bisa mengalahkan Uruguay dalam perebutan tempat ketiga.
(nar/roz)











































