Jerman takluk di babak semifinal usai dikalahkan Spanyol 0-1, Kamis (8/7/2010) dinihari WIB. Dalam laga ini, tidak terlihat Der Panzer yang di laga sebelumnya meraih kemenangan meyakinkan atas negara kuat seperti Inggris atau Argentina.
Jerman berada dalam tekanan tim juara Piala Eropa 2008 itu. Aksi-aksi Mesut Oezil dalam mengobrak-abrik pertahanan lawan tidak kelihatan. Bastian Schweinsteiger yang biasa menyerang justru sampai harus turun ke belakang mengatasi serbuan para pemain Spanyol.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ke mana Jerman yang dulu? Masalahnya bukan terletak pada absennya Mueller seorang, tapi lebih ke persoalan psikologis.
"Kami tidak tampil berani dan keberanian untuk tampil dengan permainan kami sepenuhnya. Kami juga dipaksa bekerja keras untuk bisa merebut bola karena Spanyol mengalirkan bola dengan sangat baik," tukas pelatih Jerman Joachim Loew seperti dilansir dari Reuters.
Hal senada juga diungkapkan para pemain. "Ini benar-benar kekecewaan besar. Kami gagal menemukan cara untuk menyerang dan menekan ke pertahanan mereka. Kami gagal mencetak gol cepat seperti dalam laga-laga sebelumnya dan kami tampil kurang berani," tandas kiper Manuel Neuer.
"Kami gagal menampilkan permainan kami dalam laga ini. Kami mencoba untuk membuat mereka menjalani duel satu lawan satu, tapi ketika kami mendapatkan momentum, bolanya sudah lepas. Spanyol unggul di penguasan bola dan kami harus mengapresiasi mereka yang memang layak menang," timpal striker Miroslav Klose. (nar/roz)











































