Spanyol baru saja mengukir sejarah baru di kancah persepakbolaannya. Tim Matador sukses melangkah ke partai puncak Piala Dunia 2010 untuk kali pertama setelah menghempaskan Jerman dengan skor tipis, 1-0.
Del Bosque yang menjadi arsite di balik suksesnya Spanyol sudah tentu bangga atas penampilan anak buahnya tersebut. Namun, ia menegaskan tidak ingin terlena karena Belanda sudah siap menanti.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Belanda juga terbukti memiliki mental bertandingan yang bagus, setidaknya itu ditunjukkan ketika menghadapi Brasil di babak perempatfinal. Ketika itu 'Singa Oranye' yang sempat tertinggal berhasil menyamakan kedudukan bahkan membuat gol tambahan sehingga akhirnya menang.
"Pastinya kami harus merayakan kemenangan ini tapi kami akan melakukannya dengan moderasi,"tukas Del Bosque kepada AFP.
"Tentu saja kami tidak akan terbutakan oleh kesuksesan ini. Kami akan menikmati hari ini dan besok kami mulai mempersiapkan pertandingan final. Kami tidak boleh sesumbar atau terlalu sombong," lugas mantan entrendor Real Madrid dan Besiktas itu.
Sejauh ini tangan dingin Del Bosque cukup ampuh membawa Spanyol pada kejayaan di Piala Dunia kali ini. La Furia Roja berhasil melewati babak kualfikasi dengan meyakinkan--tanpa kalah--dan meloloskan timnya hingga ke partai puncak. Jika pelatih berusia 60 tahun itu sukses membawa Spanyol juara dunia, maka ia akan melampaui prestasi Luis Aragones yang mempersembahkan trofi Euro dua tahun lalu.
(nar/arp)











































