Bicara perjalanan tim Spanyol hingga ke semifinal memang tidak lepas dari ketajaman Villa. Striker yang baru saja diboyong oleh Barcelona, telah menyumbangkan lima gol selama turnamen di Afrika Selatan.
Sedangkan Puyol mungkin tak terlalu menonjol karena dia lebih berkonsentrasi di lini pertahanan. Namun saat laga di semifinal, Puyol menjelma menjadi pahlawan Spanyol setelah mencetak gol lewat sundulannya di menit ke-73.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Villa pun yang menjadi top skor Spanyol langsung melontarkan pujian kepada rekan setimnya tersebut. "Puyol si hiu yang telah membawa kami ke final. Performa Puyol spektakuler," ujarnya seperti dilansir Reuters.
Begitu juga Xabi Alonso yang memuji Puyol mematahkan kebutuan gol Spanyol. "Ada sekitar 10 menit kami berputar di luar area penalti mereka tapi tidak ada gol, kemudian Puyol dan tiba tiba seperti babi muda liar datang dan mencetak gol."
Bukan hanya pemain, Perdana Menteri Spanyol Jose Luis Rodriguez Zapatero, memuji bek Spanyol itu. "Sebuah lompatan, sebuah sundulan oleh Puyol. Dia luar biasa," pujinya.
Pelatih Jerman, Joachim Loew jugab sempat mengkritik para pemainnya karena tidak menjaga Puyol di area penalti. Namun Loew tetap mengakui bahwa Puyol telah mengakui kekuatan dan determinasi yang ditunjukkan Puyol.
"Ada dua bek kami yang berada dekat situ dan kami seharusnya mengantisipasi bola. Kami tidak melakukannya dan Puyol mendekati gawang kami dengan cepat dan menyundul bola masuk," aku Loew.
(key/krs)











































