Del Bosque menjadi pelatih Spanyol usai Piala Eropa 2008 menggantikan Luis Aragones yang berhasil membawa negara di Semenanjung Iberia itu jadi jawara. Del Bosque punya karakter yang berbeda jauh dibanding Aragones.
Aragones adalah sosok yang meledak-ledak dan tak segan-segan bicara keras, tak terkecuali saat di depan media dan publik. Namun Del Bosque adalah sosok yang kalem dan tidak suka keriuhan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lalu, bagaimana bila nanti Spanyol berhasil menjadi juara dunia dengan mengalahkan Belanda di laga final di Johannesburg, Minggu (11/7/2010) malam?
"Saya tak tahu apa reaksi saya nanti. Itu hal yang spontan saja, tidak dibuat-buat. Saya sebenarnya tetap sangat puas saat tim ini mencetak gol," aku Del Bosque kepada AP.
"Saya tidak akan terlalu banyak menunjukkan emosi saya ke luar," tukas pria yang pernah membesut Real Madrid itu.
Bagi Del Bosque, menjadi juara dunia adalah sesuatu yang wajib mengingat status mereka yang menjadi juara Eropa dua tahun silam.
"Itu artinya kami meraih sesuatu yang memang telah ditargetkan. Puas, tapi tidak lebih," tandas Del Bosque.
(arp/arp)











































