Angka itu keluar lewat sebuah studi yang dilakukan oleh Komite Wasit FIFA, setelah menelaah sejumlah keputusan kunci seperti dalam tendangan bebas, penalti dan gol, dan mengabaikan keputusan minor seperti lemparan ke dalam.
Data ini terkumpul lewat tayangan video yang dilakukan oleh para anggota komite wasit dan instruktur FIFA. "Kami bekerja sangat keras dan kami tak terkejut dengan hasil yang kami dapatkan karena level perwasitan sudah jauh lebih baik," kata Ketua Perwasitan FIFA Jose Maria Garcia-Aranda kepada Reuters.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ini adalah kali pertama FIFA merilis data mengenai penampilan wasit sehingga belum ada data pembanding dengan turnamen-turnamen sebelumnya. Namun, Garcia-Aranda percaya keputusan wasit saat ini sudah meningkat kualitasnya.
"Bahkan tanpa data formal kami bisa katakan bahwa angka keputusan bagus yang sulit sudah meningkat tahun ini. Kami bicara mengenai ribuan keputusan yang dibuat dalam 62 laga, beberapa di antaranya amat sangat sulit dan kebanyakan dari keputusan itu tepat," kata dia.
Para pengadil lapangan pun tampaknya tak heran dengan penilaian tersebut. Meski ada beberapa keputusan yang keliru, nilai 96% terhadap keputusan wasit secara umum disebut cukup akurat.
"Saya pikir itu tampaknya angka yang cukup realistis," ujar Victor Kassai, wasit asal Hongaria yang memimpin laga semifinal antara Jerman kontra Spanyol.
"Masalahnya tentu adalah jika dalam sebuah laga Anda harus bikin 200 keputusan, ada satu keputusan salah dan vital, maka tak ada yang peduli dengan 199 keputusan lainnya," lugas dia.
(krs/nar)











































