Seperti diberitakan sebelumnya, seorang suporter Inggris bernama Pavlos Joseph berhasil mengecoh pihak keamanan dan berhasil menerobos hingga ruang ganti skuad 'Tiga Singa' pasca laga fase grup melawan Aljazair.
Kabarnya, motivasi Joseph melakukan aksi nekat itu lantaran ia merasa kecewa dengan penampilan Inggris yang hanya bisa bermain imbang 0-0 dan tampil dalam performa yang jauh dari harapan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun Wright akhirnya dibebaskan setelah mengaku bersalah dan membayar denda senilai 750 rand atau 100 dolar Amerika (sekitar Rp 900 ribu). Sementara si penyusup sendiri juga dibebaskan setelah membayar denda sebesar 65 poundsterling (Rp 1,3 juta) pekan lalu.
Menurut Komisaris Polisi Afrika Selatan Bheki Cele, Wright diduga merancang akomodasi hotel Josep menggunakan identitas palsu. Selain itu si jurnalis juga diduga memiliki kontrak dengan Josep untuk wawancara eksklusif dalam tujuh hari sejak Josep membuat aksi menghebohkan tersebut.
Kepala Polisi Afsel Nathi Mthethwa menyesalkan kejadian ini dan mengritik keras tindakan Wright.
"Ini merupakan indikasi bahwa beberapa jurnalis akan melakukan apa saja untuk mdepatan sebuah cerita, bahkan melakukan tindakan kriminal. Kami adalah negara berdaulat dengan hukum-hukum yang harus dijunjung oleh semua warga negara serta semua pengunjung," tegas dia. (nar/krs)











































