Mengalahkan dua tim kuat Inggris dan Argentina masing-masing dengan skor 4-1 dan 4-0 tentunya bikin Jerman diunggulkan bisa mengatasi Spanyol yang saat itu masih tampil biasa-biasa saja.
Namun yang terjadi malah para pemain Jerman tampak kesulitan untuk mengalirkan bola dan menyerang. Possesion football dan tikitaka ala Spanyol mendominasi hampir sepanjang laga. Alhasil Der Panzer pun kalah 0-1.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Maka Spanyol pun akan menerapkan perlakuan yang sama pada Belanda dengan harapan para pemain De Oranje akan sulit mengembangkan permainannya. Dan 'Pasukan Matador' pun sudah cakap memainkan strategi itu sejak awal turnamen ini.
"Di semifinal Jerman menginginkan untuk menguasai bola dan bermain dengan 'senjata' mereka. Namun kami mengambil alih penguasaan bola dan memaksa mereka bertahan," ucap striker David Villa di Sky Sports.
"Kami memaksa mereka bermain di belakang. Kami berharap Belanda seperti itu juga, mereka ingin bermain dan mereka akan menyerang," sambungnya.
"Kami akan membuat mereka sulit mendapatkan bola. Jika kami bisa melakukan seperti saat melawan Jerman, maka kami akan bisa meraih kemenangan," pungkas pengoleksi 43 gol untuk Spanyol itu.
(mrp/mrp)











































