Webb Bicara Soal Final

Webb Bicara Soal Final

- Sepakbola
Minggu, 11 Jul 2010 15:13 WIB
Webb Bicara Soal Final
Pretoria - Wasit final Piala Dunia Howard Webb menuturkan opininya soal anggapan miring media Spanyol padanya serta kebangaan jadi wasit Inggris kedua di laga puncak.

Penunjukkan Webb oleh FIFA untuk jadi pengadil pada partai Belanda kontra Spanyol pada Jumat (9/7) dinihari WIB langsung disambut reaksi negatif dari pewarta di negeri Matador tersebut.

Mereka menganggap Webb tak adil dalam memimpin saat partai Swiss kontra Spanyol yang berakhir kemenangan Swiss 1-0 itu. Namun Webb menyanggah soal berita tersebut. Baginya media lokal sana terlalu membesar-besarkan kekalahan Spanyol yang sangat diunggulkan menang saat itu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Well aku tidak terlalu peduli pada berita itu. Dari pandangan kami laga berjalan dengan mulus. Memang hasil yang mengejutkan karena faktanya Spanyol kalah. Tapi dari sudut pandang kami, itu adalah laga yang bersih," ucap Webb di Sky Sports.

"Pastinya aku akan memimpin laga final nanti tanpa terkaitan dengan tim lain atau pemain lawan," sambungnya.

Selain soal isu tersebut, Webb pun menyatakan rasa bangganya bisa mengikuti jejak Jack Taylor yang jadi wasit di laga final tahun 1974 saat Jerman Barat mengalahkan Belanda 2-1. Dan Webb pun jadi wasit pertama yang memimpin dua laga final di dalam setahun setelah tampil di final Liga Champions lalu.

Kini Webb beserta dua asistennya Darren Cann and Mike Mullarkey berjanji akan memimpin dengan baik demi terciptanya laga dinal yang sportif dan menarik seperti apa yang diharapkan para penggila sepakbola di seluruh dunia.

"Rasanya luar biasa sekali. Ini adalah hasil kerja keras selama 20 tahun dan sangat tersanjung dipilih untuk memimpin laga yang luar biasa ini. Anda tidak bisa menggantinya dengan apa pun," tandas pria yang juga berprofesi sebagai polisi itu.

"Kami akan memimpin laga dengan sikap yang sama dan mencoba menjadi penengah yang baik untuk para pemain. Mudah-mudahan di akhir laga ini kita akan membicarakan mengenai kualitas dari laga itu dan para pemainnya," pungkas pria berumur 39 tahun itu.

(mrp/mrp)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads