Pendukung Tim Matador sudah mulai menggelar pesta empat menit sebelum pertandingan berakhir, Minggu (11/7/2010) malam waktu Johannesburg, Arika Selatan. Beragam selebrasi sudah mulai dilakukan menyusul gol Andres Iniesta di menit 116.
Kegembiraan yang luar biasa pecah sesaat setelah wasit Howard Webb meniup peluit panjang tanda pertandingan berakhir. Tapi setelah laga, ribuan fans Tim Matador memilih duduk manis dan mengeluarkan kameranya untuk menyaksikan pesta kemenangan Iker Casillas dkk.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Beragam tetabuhan dibunyikan untuk mengiringi lagu kemenangan Spanyol. Fans-fans dalam seragam merah berkerumun di beberapa titik dan meneriakkan yel-yel kemenangan.
Pesta perayaan juara dunia yang dirayakan fans Spanyol itu ternyata berlangsung lama. Hingga lebih dari satu jam setelah penyerahan tropi Piala Dunia, masih banyak fans berkerumum, bernyanyi dan meneriakkan yel-yel kemenangan di dalam stadion.
Atas alasan keamanan, polisi kemudian meminta fans untuk membubarkan diri. Sementara kelompok-kelompok orang yang tengah bernyanyi atau menari dibarikade supaya tak mengundang fans lain untuk bergabung.
Untungnya polisi melakukan pengusiran tersebut dengan cara yang halus. Sementara, meski masih diselimuti euforia kegembiraan, fans Spanyol rela-rela saja digeser pelan-pelan menuju keluar stadion.
Saat detiksport meninggalkan stadion sekitar pukul 00.30 waktu setempat -- kickoff jam 20.30 -- Soccer City nyaris bersih dari teriakan dan yel-yel kemenangan yang dikeluarkan fans Spanyol.
(a2s/krs)











































