Forlan dinobatkan sebagai pemain terbaik di Piala Dunia 2010 setelah mencetak lima gol di Afrika Selatan dan membantu Uruguay mencapai semifinal sebelum akhirnya kalah dari Belanda.
Total lima gol yang dibuat Forlan ini sebenarnya merupakan jumlah terbanyak di Piala Dunia 2010. Namun, dia tak sendirian karena ada Wesley Sneijder (Belanda), David Villa (Spanyol) dan Thomas Mueller (Jerman) yang sama-sama mengukir jumlah sama.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Villa yang main 635 menit di Piala Dunia 2010 kemudian ada di urutan dua, diikuti dengan Sneijder yang tampil selama 652 menit di ajang ini. Keduanya sama-sama bikin satu assist saja.
Lalu bagaimana Forlan? Dia tak masuk hitungan karena si pembuat satu assist tersebut bermain lebih lama, 654 menit, ketimbang para pesaingnya dan membuat satu gol dari titik putih alias tendangan penalti.
Meski begitu, Forlan dapat kejutan setelah dia terpilih menjadi pemain terbaik turnamen. Untuk itu, pemain bernama lengkap Diego Martin Forlan Corazo itu berhak atas Bola Emas.
"Ini bagus dan tak diduga. Aku tak pernah membayangkan sesuatu seperti ini, atau membidiknya. Karena aku seorang penyerang, aku mungkin lebih melihat diriku mengejar Sepatu Emas dan faktanya aku nyaris mendapatkannya. Itu akan lebih wajar," aku Forlan di Sky Sports.
Forlan memang terkejut. Tapi pemain berusia 31 tahun itu bukannya tidak bersyukur atas Bola Emas yang dia terima. Forlan pun mendedikasikan penghargaan itu untuk Uruguay yang finis di posisi empat Piala Dunia 2010, capaian terbaik 'La Celeste' sejak menempati posisi serupa di Piala Dunia 1970.
"Aku tetap menikmatinya dan bahagia karena aku sangat sadar bahwa ini adalah hasil dari sebuah turnamen yang telah dijalani tim dengan luar biasa. Ini sebuah hadiah lain untuk periode positif dari sepakbola Uruguay," lugas Forlan.
(krs/a2s)











































