Di waktu lalu, sosok Maradona kerap tersandung masalah drugs. Bahkan mantan bintang Tango di era 1980-an ini pernah beberapa kali masuk panti rehabilitasi.
Masalah narkoba kembali dikaitkan dengan Maradona, sehubungan dengan tersingkirnya Argentina dari Piala Dunia 2010. Lionel Messi dkk. tereliminiasi secara menyakitkan usai dibantai Jerman 0-4 di babak perempatfinal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam perkembangan selanjutnya Maradona diisukan mengalami depresi dan "melarikan diri" ke drugs dan alkohol.
Rumor itu dibantah oleh dr. Alfredo Cahe yang merupakan dokter pribadi Maradona.
"Ia memang sedang down. Namun Maradona tidak mengalami depresi mendalam. Berita bahwa dia kembali kecanduan, itu tidak benar," ujar Cahe seperti diberitakan Associated Press.
"Saya melihatnya begitu reflektif. Ini di luar ekspektasi saya yang memperkirakan bahwa kondisinya lebih buruk dari sekarang. Dia sangat kecewa karena kemenangan lepas dari tangannya."
Pasca kekalahan itu Maradona memberikan indikasi bakal meletakkan jabatan. Soal ini, Cahe memberikan keterangannya.
"Diego akan memberikan kita (Argentina) kebahagiaan yang lebih banyak. Ia tengah berpikir tentang masa depannya di sepakbola." (nar/a2s)











































