Presiden Brasil Bahas Samba

Presiden Brasil Bahas Samba

- Sepakbola
Jumat, 16 Jul 2010 12:00 WIB
Presiden Brasil Bahas Samba
Brasilia - Kegagalan tim nasional Brasil mengukir prestasi di Piala Dunia 2010 mendapatkan perhatian dari presiden negara tersebut, Luiz Inacio Lula da Silva. Lula pun membahas Samba, menyangkut faktor pemain dan pelatih.

Laju Brasil di Piala Dunia 2010 hanya sampai perempatfinal. Mereka dihentikan Belanda dengan skor 1-2 dalam laga yang diwarnai satu kartu merah untuk Felipe Melo.

Catatan Brasil di babak grup adalah dua kali menang dan sekali imbang, membukukan lima gol dan kebobolan dua gol.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Presiden Lula menilai bahwa tim asuhan Dunga merupakan Samba yang paling rapuh dan paling lemah. Dikutip dari Associated Press, presiden Brasil sejak tahun 2003 itu menilai bahwa Selecao membutuhkan "pemain generasi baru".

Lula berpendapat bahwa banyaknya pemain Brasil yang meninggalkan tanah airnya dan memperkuat klub luar negeri di usia sangat muda membuat tim yang juga dijuluki Auriverde itu menjadi sedikit lemah. Lula berharap adanya hukum yang membatasi usia pemain muda untuk bermain di klub luar negeri.

Soal pelatih, Lula menilai ada tiga kandidat yang cocok untuk menggantikan Carlos Dunga yang dicopot pasca kegagalan meraih trofi keenam Piala Dunia.

"Kami memerlukan profesional sejati yang paham bagaimana menjadi pelatih. Luiz Felipe Scolari punya kualitas, Wanderley Luxemburgo lebih dari sekadar memiliki kompetensi, dan Mano Menezes adalah ahli strategi yang ulung dan berhasil membawa Corinthians promosi di musim 2008," tukas dia seperti dilansir dari Xinhua.

Federasi sepakbola Brasil (CBF) berencana mengumumkan pelatih anyar bagi juara dunia lima kali itu pada akhir bulan ini.

(nar/mrp)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads