Sektor pertahanan Spanyol mendapat suntikan moral seusai Iker Casillas, Sergio Ramos dan Dani Carvajal menjuarai Liga Champions. Spanyol unggul di lini tengah berkat banyaknya gelandang kreatif di sekitar mereka, seperti Xavi dan Iniesta.
Tim asuhan Vicente del Bosque juga punya Xabi Alonso yang mampu menjaga keseimbangan La Roja dalam bertahan dan menyerang. Di lini depan, mereka mengandalkan Fernando Torres dan David Villa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
βHal terpenting bagi Brasil adalah tidak bertemu Spanyol. Mereka tim fantastis yang perlu diwaspadai, tim yang teratur sekali dan tidak punya titik lemah,β kepada majalah GQ, yang dikutip dari Sportsmole.
βSatu-satunya hal tentang Spanyol dari pandangan kami adalah mereka memainkan sepakbola yang bersih. Mereka suka bermain dan membiarkan lawannya untuk bermain, dan itu penting bagi tim sekelas Brasil. Spanyol adalah tim yang memainkan sepakbola modern.β
βSpanyol punya kesamaan cara dalam mencari ruang dan memainkan bola,β ucapnya.
Brasil tergabung di Grup A bersama dengan Kroasia, Meksiko, dan Kamerun. Sementara Spanyol ada di Grup B bersama Belanda, Chile, dan Australia.
Brasil dan Spanyol paling cepat bisa bertemu di babak 16 besar. Namun kedua tim itu juga bukan tidak mungkin akan saling berhadapan di babak final.
Tuan rumah Brasil bakal membuka pesta akbar sepakbola dunia dengan menghadapi Kroasia pada 12 Juni mendatang. Kemudian, mereka akan melawan Meksiko (17 Juni) dan Kamerun (23 Juni).
(nds/nds)











































