Menghitung Peluang Wakil Afrika di Piala Dunia

Menghitung Peluang Wakil Afrika di Piala Dunia

- Sepakbola
Rabu, 04 Jun 2014 15:07 WIB
Menghitung Peluang Wakil Afrika di Piala Dunia
BEN STANSALL/AFP/Getty Images
Jakarta - Dibanding Asia, Afrika terhitung telat masuk Piala Dunia. Namun Kamerun, Pantai Gading dkk selalu jadi daya tarik sekaligus tantangan buat negara-negara unggulan. Di Brasil tahun ini, bagaimana kiprah mereka?

Jika negara-negara Asia sudah ikut Piala Dunia di tahun 1938, wakil Afrika baru menjalani debutnya pada tahun 1970. Adalah Maroko yang ketika itu jadi wakil pertama Afrika saat Piala Dunia dihelat di Meksiko.

Dalam perjalanannya, negara-negara Afrika berulang kali menghadirkan kejutan besar. Di Piala Dunia 1990 Kamerun di luar dugaan mengalahkan juara bertahan Argentina dengan skor 1-0 di laga pertama. Skenario itu terulang 12 taun kemudian, saat Senegal menundukkan Prancis di pertandingan perdana.

Meski Kamerun jadi tim yang paling sering lolos, namun Ghana dan Senegal lah yang meraih sukses terbesar di Piala Dunia. Di tahun 2002 Senegal melangkah sampai perempatfinal, sebelum akhirnya dikalahkan Turki dengan skor 1-0. Sementara empat tahun lalu Ghana juga sampai babak delapan besar.

Lalu, bagaimana kiprah negara-negara Afrika di Piala Dunia 2014 ini?

Dari lima negara Afrika yang akan berlaga di Brasil, peluang terbesar untuk lolos ke babak selanjutnya dianggap dimiliki Pantai Gading.

Faktor pertama adalah terkait 'keberuntungan' berada di grup ringan. Dibanding saudara-saudaranya dari Benua Afrika, Pantai Gading 'cuma' bergabung bersama Jepang, Yunani dan Kolombia di Grup C.

Rumah taruhan William Hill menempatkan Pantai Gading di posisi tiga grup ini, dan diprediksikan bakal bersaing ketat dengan Kolombia dan Jepang yang untuk lolos ke fase berikutnya.

Selaih grup yang relatif selevel, hal lain yang membuat Pantai Gading layak menyimpan harapan tinggi adalah soal komposisi skuat. Tim berjuluk Les Elephants itu diisi oleh banyak bintang yang bermain di Eropa.

Didier Drogba memang sudah berumur, tapi dia hampir dipastikan masih akan jadi andalan pelatih Sabri Lamouchi. Jikapun Drogba buntu, mereka masih punya Gervinho yang tampil oke di AS Roma serta Wilfried Bony yang jadi tumpuan Swansea City.

Pantai Gading juga masih akan diperkuat Yaya serta Kolo Toure. Khusus Yaya Toure, dia sedang oke-okenya bersama Manchester City setelah musim lalu mencetak 20 gol.

Meski juga diperkuat beberapa pemain yang merumput di Eropa, peluang Kamerun lolos ke babak 16 besar bakal sulit. Samuel Eto'o dkk harus bersaing dengan tuan rumah Brasil, selain itu ada juga Meksiko dan Kroasia yang bakal berebut tiket lolos dari Grup A.

Kondisi serupa berlaku untuk Nigeria di Grup F. Adalah Argentina yang dijagokan lolos sebagai juara grup ini. Nigeria mungkin bisa lebih unggul atas Iran, tapi di grup yang sama masih ada Bosnia Herzegovina yang dianggap bakal jadi kuda hitam.

Ghana yang empat tahun lalu masuk delapan besar kali ini harus berjuang mati-matian sedari fase grup. Michael Essien cs harus menghadapi dua wakil Eropa di Grup G yakni Jerman dan Portugal.

Aljazair yang berada di Grup H juga akan berhadapan dengan kuda hitam Belgia. Laan berat lain yang menanti di grup ini adalah Rusia dan Korea Selatan.

Masih dari William Hill, tim Afrika yang ditempatkan sebagai unggulan teratas calon juara adalah Pantai Gading dengan koefisien 125/1. Di belakangnya ada Ghana dan Nigeria yang masing-masing diberi koefisien 250/1. Sementara Kamerun dan Aljazair masing-masing diberi koefisien 750/1 dan 2000/1.





(din/din)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads