Pelatih Louis van Gaal mengungkapkan, langkah tersebut terpaksa dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan Spanyol bermain dengan sistem yang sama, yakni tiki-taka di mana mereka berusaha selama mungkin menguasai bola.
Sistem itu menyebabkan permainan hanya berlangsung di setengah lapangan dalam waktu cukup lama. Van Gaal meminta Belanda untuk tak memberi banyak ruang kepada sang juara bertahan. Pertahanan yang rapat menjadi kunci dengan mengandalkan lima orang pemain bertahan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
βDi skuat Spanyol ada sistem yang selalu sama di atas kualitas yang besar pada semua pemain.β
Van Gaal juga tidak ambil pusing soal siapa yang bakal menjadi penyerang Spanyol pada laga kontra timnya. Dia tak memusingkan apakah Fernando Torres, Diego Costa, David Villa, Pedro, atau Fabregas sekalipun yang jadi ujung tombak La Furia Roja nanti.
βSaya tidak bisa mengatakan siapa penyerang yang bakal dipasang karena Del Bosque-lah yang tahu siapa saja yang akan bermain, tapi aku tidak peduli,β ucap pria yang akan menangani Manchester United musim depan itu.
Belanda dijadwalkan melawan Spanyol dalam partai perdana Grup B Piala Dunia di Arena Fonte Nova, Salvador. Setelah itu, mereka akan bertemu Australia (18 Juni) dan Chile (23 Juni).
(mfi/mfi)











































