Menyoal Potensi 'Hat-trick' Jerman

Menyoal Potensi 'Hat-trick' Jerman

- Sepakbola
Senin, 09 Jun 2014 15:05 WIB
Menyoal Potensi Hat-trick Jerman
Getty Images/Boris Streubel
Jakarta - Di dua edisi terakhir Piala Dunia, Jerman senantiasa berakhir di posisi tiga. Di dua edisi itu pula Die Mannschaft menempatkan pemain-pemainnya sebagai peraih Sepatu Emas.

Sebagai tim yang secara tradisi punya pemain-pemain bagus dan acapkali dilabeli sebagai spesialis turnamen, Jerman sama sekali tak bisa dikesampingkan di gelaran Piala Dunia.

Dalam dua edisi terakhir, 2006 di Jerman 2010 di Afrika Selatan, tim yang kini dibesut Joachim Loew itu juga selalu mampu melaju sampai semifinal.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di Piala Dunia 2006, Jerman yang tampil di negeri sendiri lolos di posisi teratas fase grup lalu mengalahkan Swedia 2-0 di babak 16 besar, menyingkirkan Argentina lewat adu penalti di perempatfinal, sebelum kalah dari Italia 0-2 di babak extra time lawan Italia--yang kemudian jadi juara. Dalam perebutan posisi tiga Jerman saat itu menang 3-1 atas Portugal.

Sementara empat tahun lalu, Jerman juga lolos sebagai juara grup meski sempat tunduk 0-1 dari Serbia di laga kedua. Setelah itu Jerman menggasak Inggris 4-1 di babak 16 besar, menang 4-0 atas Argentina di perempatfinal, dan akhirnya kalah 0-1 dari Spanyol--yang kemudian juga jadi juara. Jerman lantas menang 3-2 atas Uruguay dalam partai perebutan posisi tiga.

Menariknya, dalam dua gelaran tersebut Jerman juga sukses mengantar pemain-pemainnya meraih Sepatu Emas penanda topskorer. Di 2006 ada nama Miroslav Klose dengan lima gol, sementara empat tahun lalu gelar tersebut disabet oleh Thomas Mueller dengan jumlah gol sama--di 2010 Mueller punya gol setara David Villa dan Wesley Sneijder tapi unggul assist.

Dengan demikian maka Jerman pun menyambangi Brasil dengan potensi hat-trick berada di posisi tiga sekaligus hat-trick memiliki pemain yang mendapat Sepatu Emas; yang pertama pasti ingin ditingkatkan dan yang kedua dipertahankan. Tetapi sebelumnya Jerman tentu mesti lebih dulu fokus kepada Portugal, Ghana, dan Amerika Serikat di fase grup.

Jerman akan membuka Piala Dunia mendatang dengan menghadapi Portugal pada 16 Juni, diikuti partai lawan Ghana tanggal 21, dan kemudian AS pada 26 Juni.

(krs/roz)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads