Balotelli mampu menunjukkan diri tampil produktif saat bermain bersama Italia di Piala Eropa 2012 dan Piala Konfederasi tahun lalu. Pada dua turnamen itu, striker 23 tahun itu total mencetak sebanyak lima gol bersama Gli Azzurri.
Tapi, ketajaman Balotelli bersama AC Milan di musim lalu turun drastis, dengan hanya mencetak 18 gol dalam 41 laga bersama Rossoneri di semua ajang.
Selain mengalami puasa gol dalam waktu yang cukup lama, eks penyerang Manchester City itu bahkan sempat dinilai tak bisa berbuat apa-apa oleh pundit dar Sky Sports Italia.
Atas penilaian itu, Balotelli bahkan sempat melakukan serangan pada Gianluca Marocchi, dengan menyebut komentator itu tak mengerti sepakbola.
Kritikan atas penampilan buruk itu lantas berlanjut saat Balotelli bermain untuk Italia. Apalagi, striker-striker 'Si Biru' lainnya seperti, Ciro Immobile dan Lorenzo Insigne, mampu menunjukkan diri tampil tajam.
Immobile, yang jadi top skorer Liga Italia dengan torehan 22 gol, juga mampu menunjukkan diri tampil tajam. Saat Italia menang 5-3 atas Fluminese, dia membukukan tiga gol. Sementara itu, Insigne mampu menambah dua gol bagi Italia dalam pertandingan yang berlangsung pada 9 Juni lalu.
Kendati demikian, Vialli tetap percaya pada kemampuan Balotelli. Dia pun mendukung Balotelli untuk tetap menjadi starter saat Italia berhadapan dengan Inggris di laga pertama Grup D Piala Dunia yang berlangsung di Arena Amazonia, Manaus, Sabtu (14/6/2014) besok. Terlebih lagi Balotelli mempunyai pengalaman bermain di Liga Inggris.
"Saya pikir cara yang tepat adalah memulai laga dengan Balotelli. Dia bermain sangat bagus di Piala Eropa 2012 dan Piala Konfederasi. Dia berhasil mendapatkan satu tempat di starter Italia, selama dia bekerja sangat keras dan bermain untuk tim," kata Vialli di Sky Sports Italia.
"Apakah ini akan menjadi Piala Dunia Immobile? Andai ini menjadi turnamen miliknya, lalu mari kita lihat langsung jika suatu hal terjadi," imbuhnya.
(cas/rin)











































