Pada 1950, Uruguay memupuskan harapan Brasil untuk juara di depan publiknya sendiri setelah memenangi partai final dengan skor akhir 2-1. Itu adalah trofi juara kedua bagi Uruguay.
Ekspektasi tinggi dihadapi Uruguay pada edisi kali ini. Mereka adalah juara bertahan Copa America, finis di tempat keempat Piala Dunia 2010 serta mencapai semifinal di Piala Konfederasi 2013.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami punya sebuah kelompok yang sensasional," ucap kiper Uruguay Fernando Muslera yang dikutip dari Fifa.com. "Aku belum pernah mendapatkan sebuah kelompok yang begitu kompak."
"Kami semua teman, kami semua punya tujuan yang sama, kami semua ada di arah yang sama. Kami sudah pernah memenangi sebuah Piala Dunia di negara ini dan kami berharap kami bisa melakukannya lagi."
Namun jauh sebelum itu, Uruguay mesti bisa lolos dari grup 'neraka' yang dihuni Inggris, Italia, dan Kosta Rika. Perjuangan Muslera dkk. akan dimulai dengan menghadapi Kosta Rika pada Minggu (15/6) dinihari WIB.
"Kami ingin melangkah sejauh mungkin. Kami punya tujuan yang sama seperti yang kami lakukan di Afrika Selatan empat tahun lalu, lolos dari babak grup kemudian menghadapinya satu demi satu," tambah kiper yang membela Galatasaray ini.
(rin/a2s)











































