Suarez absen saat Uruguay menelan kekalahan atas Kosta Rika di pertandingan pertama Piala Dunia 2014. Bomber milik Liverpool itu absen karena dinilai belum pulih benar setelah operasi meniscus di lutut kiri.
Berbicara soal Piala Dunia, Suarez punya pengalaman yang unik di Afrika Selatan, empat tahun lalu. Demi menghindari gawang Uruguay dari kebobolan di periode injury time saat berhadapan dengan Ghana, dia menghalau bola menggunakan tangannya.
Suarez dikartu merah dan Ghana mendapatkan penalti. Tapi 'pengorbanan' Suarez tidak sia-sia. Asamoah Gyan gagal mengeksekusi penalti yang memaksa pertandingan dilanjutkan ke adu penalti. Uruguay kemudian menjadi pemenang dalam laga tersebut.
"Buat saya, saya tak melakukan sesuatu yang salah. Saya berkorban tidak tampil di Piala Dunia supaya rekan satu tim agar mendapatkan kesempatan bermain dalam laga itu," kata Suarez seperti dikutip Mirror.
"Para pemain selalu terpapar risiko. Setiap pemain sepakbola bisa berada dalam batas, di suatu limit, untuk menjadi seseorang yang tidak terpuji. Kami harus melakoni itu. Kadang kala saya menjadi salah satunya," ujar Suarez.
Dibanding musim lalu, tak banyak kontroversi dibuat Suarez di musim yang baru saja tuntas. Sebaliknya, dia tampil sangat gemilang bersama Liverpool dan bahkan jadi top skorer Premier League.
βSaya sudah berubah. Berapa banyak kartu kuning yang saya dapatkan karena diving? Saya mendapatkan banyak kartu kuning dalam karier saya tapi kebanyakan untuk berargumen, untuk berdebat, untuk tendangan, bukan untuk diving.
βTentu saja seorang atlet harus bisa menjadi role model. Saya mendapatkan banyak atribut di tengah lapangan yang membuat citra diri saya tidak terlalu bagus. Tapi itu bukanlah saya yang sesungguhnyaβdi luar lapangan saya sangat pemalu," lanjutnya.
"Saya sadar saya harus mengubah sikap saya di atas lapangan, untuk terus bermain tanpa sikap yang buruk, dan itulah yang saya raih musim ini. Saya pikir saya sudah menjadi role model sejak musim panas lalu. Saya sudah menjadi profesional dan saya punya hasrat untuk melangkah ke depan dan terus bermain tanpa peduli apa yang orang katakan tentang saya."
(din/cas)











































