Mencetak 36 gol dari 52 pertandingannya bersama Atletico Madrid di musim lalu, seperti tidak membekas pada Costa di Brasil, yang notabene tanah kelahirannya.
Selalu diturunkan sebagai starter Spanyol saat melawan Belanda dan Chile, pemain 25 tahun itu bermain nyaris "tiada". Selama 126 menit ia hanya membuat lima kali percobaan ke gawang lawan -- dan tanpa gol.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Costa sesungguhnya lebih dulu bermain untuk timnas Brasil pada Maret 2013. Pelatih Luiz Felipe Scolari memanggil dan menurunkannya untuk pertandingan persahabatan melawan Italia dan Rusia.
Namun, setelah pada Juli 2013 mendapat paspor kewarganegaraan Spanyol, Costa memutuskan ingin membela timnas negara keduanya itu. Spanyol pun meminta FIFA mengizinkan Costa pindah timnas, dengan dalih dia baru bermain dua kali di laga nonkompetitif.
Kontroversi semakin besar ketika FIFA mengabulkan permintaan itu, walaupun federasi sepakbola Brasil sempat berusaha keras supaya Costa tidak sampai membelot -- dan juga mengancam akan mencabut kewarganegaraan Brasil-nya.
Costa tetap berhasil tampil di skuat Spanyol, dan pelatih Vicente del Bosque memanggilnya untuk Piala Dunia. Sebelum ke Brasil ia hanya bermain satu kali untuk Spanyol, yakni di akhir Februari dalam laga persahabatan melawan Italia -- dan tidak mencetak gol. Costa juga main di laga ujicoba seminggu sebelum Piala Dunia berlangsung, melawan El Salvador.
"Kami mohon maaf, tapi kita mesti jalan terus dengan kepala tegak dan terus bekerja," ucap Costa seusai Spanyol dikalahkan Chile dan tersingkir, dikutip Marca.
"Kami sama sekali tidak kehilangan motivasi untuk juara. Ini lebih karena secara kualitas, fisik Chile lebih baik daripada kami. Selamat untuk mereka."
Tentang masa depannya di timnas Spanyol, Costa tetap positif. "Aku punya mimpi bisa mencapai kesuksesan seperti yang telah dicapai oleh Spanyol."
(a2s/krs)











































