Kendati belakangan sudah lebih kalem, Suarez memiliki 'rapor merah'. Di klubnya, Liverpool, striker berusia 27 tahun ini beberapa kali dijatuhi larangan bertanding dalam kasus rasisme dan menggigit tangan pemain lawan.
Sedangkan di level timnas, insiden di laga melawan Ghana di Piala Dunia 2010 tentu masih teringat. Ketika itu Suarez sengaja menggagalkan gol tim lawan dengan tangannya yang mungkin saja menjadi gol kemenangan Ghana.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Suarez, yang sengaja disimpan saat Uruguay dikalahkan Kosta Rika 1-3, akan membantu timnya dalam usaha menghidupkan peluang lolos di Arena Corinthians, Jumat (20/6) dinihari WIB.
"Citra yang kami bangun positif. Kami mempunyai banyak penghargaan fair play, bahkan di Copa America dan ini membuktikan bahwa kami punya perilaku baik di tim kami," kata Tabarez yang dilansir Telegraph.
"Ingat, sepakbola dimainkan oleh manusia. Kami butuh kerendahan hati untuk menerima kami membuat banyak kesalahan. Kami tahu siapa kami dan citra yang kami ingin bangun. Ini akan menjadi sebuah pertandingan sepakbola dan kita akan melihat apa yang terjadi."
"Hasilnya akan diketahui oleh setiap orang, sekalinya berakhir. Itulah yang penting. Tidak mungkin untuk membicarakan banyak hal yang telah terjadi pada empat tahun lalu. Kami harus fokus pada masa depan," lugas Tabarez.
Foto: Striker Uruguay Luis Suarez di laga melawan Ghana pada Piala Dunia 2010
(rin/krs)











































