Kadang setiap gol cantik hanya mengenal siapa yang jadi penciptanya. Cukup jarang gol cantik mengingat siapa yang jadi pemberi assist-nya.
Ambil contoh ketika sundulan terbang Robin van Persie tercipta dalam laga melawan Spanyol pekan lalu. Yang diingat adalah bagaimana Van persie melompat, menyundul dan melambungkan bola melewati Iker Casillas.
Sundulan tersebut pun tenar dan akhirnya berubah jadi internet meme ataupun menyebar sebagai viral di situs-situs dunia maya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Patut dicatat juga bahwa Blind memberikan satu assist lainnya untuk gol Arjen Robben pada laga melawan Spanyol tersebut.
Rabu (18/6/2014) malam WIB, sebuah gol cantik tercipta lagi. Kali ini Tim Cahill yang jadi pencetaknya. Eks gelandang Everton itu melepaskan sebuah sepakan voli kaki kiri, tepat di dalam kotak penalti Belanda, dan bola meluncur deras, mengenai tiang, lalu masuk ke dalam gawang yang dikawal Jasper Cillessen.
Adalah Ryan McGowan yang jadi pendulang assist-nya. Melihat ada bola liar di sisi kanan lapangan, McGowan langsung melepaskan umpan panjang tanpa harus menahan bola lebih dulu. Bola melambung melewati barisan bek Belanda dan akhirnya tepat sampai di area di mana Cahill berada.
Gol tersebut membuat Australia menyamakan kedudukan 1-1 dengan Belanda. Dalam catatan Opta, gol itu tercipta hanya 70 detik setelah gol dari Arjen Robben.
Yang menarik, umpan McGowan dan gol Cahill menunjukkan bahwa sisi kanan pertahanan Belanda tetap rawan. Ketiga gol yang masuk ke dalam gawang Belanda di Grup B semuanya berawal dari sisi kanan pertahanan.
Gol penalti Xabi Alonso di laga melawan Spanyol diawali oleh pergerakan Diego Costa di sisi kanan pertahanan. Demikian pula gol Cahill dan gol penalti Mile Jedinak --yang diawali oleh pergerakan Oliver Bozanic di sisi kanan pertahanan sebelum dia melepaskan operan dan bola mengenai tangan Darryl Janmaat.
(roz/krs)











































