Kejutan terjadi di Grup B setelah juara bertahan Spanyol dipaksa berkemas lebih awal usai dibungkam Chile 0-2. Kekalahan ini adalah yang kedua pasca ditumbangkan Belanda 1-5 di laga pertama.
Spanyol menduduki juru kunci tanpa angka di bawah Australia yang memiliki selisih gol lebih baik. Hasil ini banyak dinilai sebagai akhir dari dominasi Iker Casillas dkk. yang telah berlangsung selama enam tahun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Aku tidak ingin bilang bahwa ini adalah akhir era kami karena ini adalah tim yang sama yang menjadi juara dunia dan Eropa. Kami sudah menciptakan sejarah di negara kami dan jangan lupakan itu!"
Spanyol hanya tinggal memiliki satu kesempatan untuk pulang dengan kepala tegak. Tim besutan Vicente del Bosque itu harus bisa mengalahkan Australia di pertandingan terakhir.
"Ini sulit untuk dijelaskan. Awalnya kami sangat antusias pada prospek memenangi pertandingan ini (melawan Chile) dan berlanjut di kompetisi ini tapi nyatanya tidak demikian," sahut bek Real Madrid itu.
"Tidak ada yang lain lagi buat kami selain mencoba untuk mengakhiri turnamen dengan sukses, lalu pulang," imbuh Ramos.
Pertandingan antara Spanyol dengan Australia akan digelar pada 23 Juni, bersamaan dengan Belanda kontra Chile yang akan berebut predikat juara grup.
(rin/raw)











































