Mourinho: Spanyol Gagal karena Tak Ada Perkembangan Taktik

Mourinho: Spanyol Gagal karena Tak Ada Perkembangan Taktik

- Sepakbola
Kamis, 19 Jun 2014 19:04 WIB
Mourinho: Spanyol Gagal karena Tak Ada Perkembangan Taktik
Getty Images Sport/Chris Brunskill Ltd
Jakarta - Dominasi Spanyol di Eropa dan dunia berakhir usai tersingkir di fase grup Piala Dunia 2014. Menurut Jose Mourinho, permainan La Furia Roja sudah terbaca oleh para lawan dan gagal mengembangkan diri.

Spanyol dipastikan tersingkir usai menelan dua kekalahan. Mengawali langkah di Brasil dengan kekalahan telak 1-5 dari Belanda, nasib mereka ditegaskan oleh Chile usai dipukul 0-2.

Padahal anak asuh Vicente del Bosque memasuki turnamen empat tahunan tersebut dengan status favorit. Bukan hal yang mengejutkan karena mereka adalah juara bertahan dan kampiun Eropa di dua edisi terakhir berbekal permainan tiki-taka khasnya. Xavi Hernandez dkk. mendominasi dunia sebagaimana mereka mendominasi lawannya di setiap laga.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tapi kejayaan Spanyol akhirnya harus runtuh juga. Dua kekalahan dengan jumlah kebobolan tujuh dan hanya mampu mencetak satu gol lewat titik penalti menegaskan akhir buruk dominasi mereka.

Mourinho menilai tim-tim lain sudah mengamati Spanyol selama beberapa tahun terakhir dan mempelajari celah-celahnya. Hal ini lantas didukung tidak adanya perkembangan taktik yang signifikan yang dilakukan oleh tim 'Matador'.

"Saya pikir layak untuk mengatakan ada tanggung jawab besar Belanda dan Chile atas kegagalan Spanyol. Mereka melakukan apa yang saya pikir harus dilakukan di sepakbola modern, Anda harus mengandalkan strategi," kata manajer Chelsea itu kepada eurosport.

"Orang-orang belajar bagaimana caranya menghadapi tim-tim terbaik dan ketika tim-tim terbaik tampil percayalah bahwa filosofinya satu: yang lainnya belajar," lanjutnya.

"Spanyol sebelumnya sungguh menakjubkan dalam empat, enam tahun terakhir. Mereka begitu menakjubkan dalam hal memainkan sepakbola dan orang-orang belajar, orang-orang memperhatikan, orang-orang mempelajarinya," demikian pria asal Portugal itu seperti dilansir sportsmole.

(raw/krs)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads