Kosta Rika sama sekali tak masuk hitungan dalam persaingan Grup D, namun mereka justru jadi tim yang lolos pertama dari grup tersebut. Tim berjuluk Ticos itu pun merayakan kemenangan atas Italia seolah sudah jadi juara.
Grup D disebut-sebut sebagai grup neraka. Tiga tim yang pernah menjadi juara dunia bercokol di sana: Italia, Inggris dan Uruguay. Kosta Rika? Mereka diprediksi jadi lumbung gol.
Namun, kemenangan Kosta Rika atas Italia 1-0 di Arena Pernambuco, Recife Sabtu (21/6/2014) dinihari WIB merusak kekuatan klasik itu. Kemenangan itu membawa tim besutan Jorge Luis Pinto tersebut menjadi tim pertama dari Grup D yang melenggang ke babak knock out, menyusul Belanda, Chile dan Kolombia. Kosta Rika sebelumnya sudah mengalahkan Uruguay 3-1.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tepat sesaat setelah wasit meniup peluit panjang, para penggawa Kosta Rika merayakan kemenangan itu. Gelandang Oscar Grabados dan penjaga gawang Keyless Navas spontan berpelukan. Luis Pinto memeluk Jose Miguel Cubero, juga ada yang bersujud.
Puncaknya mereka berkumpul membentuk lingkaran dan saling berpelukan. Sebuah pesta besar dari tim yang sebelumnya sama sekali tidak diunggulkan.
Pesta itu bisa saja berlanjut di pertandingan terakhir menghadapi Inggris. The Three Lions sudah dipastikan out dari Piala Dunia, sementara kemenangan dalam laga itu akan membuat Kosta Rika lolos sebagai juara grup dengan poin sempurna.
(fem/din)











































