Untuk pertama kalinya sejak 1958, Inggris gagal melaju dari fase grup usai dua kekalahan beruntun dari Italia serta Uruguay. Mereka pun tinggal menjalani laga formalitas melawan Kosta Rika dua hari lagi.
Kegagalan ini disebut sempat mengancam posisi Hodgson sebagai pelatih Inggris, mengingat di Piala Eropa 2012 lalu pun Inggris tampil kurang impresif sebelum disingkirkan Italia melalu adu penalti di babak perempatfinal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya jelas sangat senang bahwa Greg (presiden FA) dan petinggi sudah menyatakan dukungannya untuk saya tetap bertahan," ujar Hodgson seperti dikutip Sky Sports.
"Pekerjaan kami belum tuntas, masih banyak yang harus dilakukan, tapi saya juga berpikri bahwa kami berada di jalur yang tepat," lanjutnya.
"Saya bisa masih optimistis dengan tim ini dan para pemain ini akan semakin lebih baik dan saya sangat puas bahwa saya adalah pelatih tim ini."
"Ini berarti banyak karena pekerjaan ini sangat penting untuk saya. Ini pekerjaan yang fantastis dan saya merasa terhormat."
Hodgson ditunjuk FA sebagai pengganti Fabio Capello beberapa bulan jelang bergulirnya Piala Eropa 2012. Dari 30 laga, ia memenangi 15 dengan 10 di antaranya berakhir imbang dan sisanya lima kalah.
"Saya senang mendapat dukungan. Selalu saja ada yang disalahkan ketika ada kegagalan dan kita semua tahu itu. Tapi ada juga yang melihat apa-apa saja yang sudah Anda kerjakan selama ini," demikian dia.
(mrp/mfi)











































