Bermain di Stadion Maracana Minggu (22/6/2014) malam WIB, Rusia kalah 0-1 dari Belgia. Gol Divock Origi dua menit menjelang laga berakhir, membuat tim berjuluk Berung Merah itu tak mendapatkan tambahan poin.
Bagi Rusia, laga itu tak hanya berakhir dengan kekalahan tapi mereka bagi para suporter laga itu tak menarik. Memasuki babak kedua para penonton yang memenuhi tribun penonton melemparkan cemoohan terus-menerus.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya merasakan kekecewaan yang dirasakan para pemain karena mereka memainkan pertandingan yang oke. Anehnya saya merasa sangat gembira dengan performa tim ini dan saya pikir hasilnya tak adil."
"Masalahnya adalah kami punya kesempata untuk memenanginya tapi kami kalah. Kedua tim sudah memberikan segalanya dan sayangnya Belgia lah yang mampu memaksimalkannya," ujar eks pelatih timnas Inggris itu.
Kekalahan itu membuat Rusia tetap berada di urutan ketiga papan klasemen Grup H. Mereka baru mengantongi satu poin saat menahan imbang Korea 1-1.
Rusia masih punya peluang lolos ke 16 besar asal mereka meraih kemenangan atas Aljazair di laga terakhir, dan pada pertandingan lain Korea Selatan tidak menang dengan skor besar atas Belgia.
Shaun Botterill - FIFA/FIFA via Getty Images
(fem/din)











































