Pada laga yang berlangsung di Stadion Maracana, Belgia dan Rusia relatif berimbang. Menurut data statistik dari ESPNFC, Belgia unggul sedikit penguasaan bola sebanyak 53 persen, tapi kedua tim sama-sama melepaskan enam kali tembakan tepat sasaran.
Pelatih Belgia Marc Wilmots harus mengganti pemain belakang andalannya Thomas Vermaelen yang cedera dengan Jan Vertonghen pada menit ke-30. Wilmots kemudian menarik keluar Romelu Lukaku dan memasukkan pemain belia Origi. Terbukti, Origi yang memperkuat klub Lille sukses mencetak gol penentu kemenangan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami tidak memainkan pertandingan yang amat bagus, tapi 10 menit terakhir kami bermain lebih baik," kata Hazard kepada Independent.
"Mungkin pertahanan Rusia lagi lelah dan kami punya ruang yang lebih banyak untuk para pemain pengganti, yang tampak segar, untuk memanfaatkan keletihan tim lawan."
Kini, Belgia berada di urutan pertama klasemen sementara Grup H dengan mengumpulkan 6 poin, disusul Aljazair tiga poin, sedangkan Rusia dan Korea Selatan masing-masing satu poin. Belgia dinyatakan lolos ke 16 Besar dan akan melakoni laga terakhir melawan Aljazair pada Jumat (27/06/2014) dinihari pukul 03.00 WIB.
"Ini pertandingan yang susah, tapi kami senang sekali dengan hasil dan kemenangan hari ini yang berarti kami telah dinyatakan lolos, meski masih tersisa satu pertandingan di grup."
"Kami sekarang menargetkan tiga kemenangan untuk menjuarai grup ini," tegas Hazard.
(din/mrp)











































