Pada dua pertandingan awal, Argentina harus berusaha keras untuk mendulang tiga poin dari Bosnia-Herzegovina dan Iran. Tim 'Tango' sejauh ini mencetak 2 gol dari Messi ditambah gol bunuh diri pemain Bosnia Sead Kolasinac.
Minimnya gol skuat besutan Alejandro Sabella ini diduga karena skuat amat bergantung pada Messi. Padahal, peraih Ballon d’Or empat kali itu seringkali sulit bermain dalam kondisi terbaik ketika membela timnas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Menurutku dia akan mengubah (ketidakmampuannya) tampil terbaik untuk negaranya di turnamen akbar," ujar Zanetti kepada La Gazetta dello Sport seperti dikutip dari ESPNFC.
"Messi membawa rekan-rekan setim di pundak ketika mereka sangat membutuhkan sosoknya, dan dialah yang sangat terbaik soal urusan bagaimana tim tampil bagus. Ia pemimpin absolut dari skuat ini."
Zanetti, yang memperkuat Argentina sejak 1994 sampai 2011, mengakui bahwa Messi mempunyai bakat hebat saat tampil di Piala Dunia. Namun, Messi dinilai perlu beberapa tahun untuk ditempa menjadi lebih dewasa dalam memimpin rekan-rekan setimnya.
"Kami telah mengetahui bakatnya yang luar biasa pada 2010, tapi ia masih muda dan butuh waktu untuk dewasa."
"Dalam 3-4 tahun terakhir, dia tumbuh luar biasa dan sekarang ia jadi kapten tim, tentu berasumsi adanya tanggungjawab yang dibawanya. Dengan alasan tersebut, ini mungkin jadi Piala Dunia miliknya," ujar Zanetti yang menorehkan 145 caps.
Argentina saat ini memuncaki klasemen sementara Grup dengan perolehan 6 poin. Mereka harus memastikan posisi juara grup dengan mengalahkan tim peringkat kedua Nigeria yang punya 4 poin. Duel keduanya akan berlangsung di Stadion Beira-Rio, Porto Alegre pada Rabu (25/06/2014) pukul 23.00 WIB.
(din/raw)










































