Berbekal status sebagai juara Asia dan tim pertama yang lolos ke Piala Dunia, Jepang justru gagal unjuk gigi. Selama fase grup, Shinji Kagawa dkk. hanya meraih satu hasil imbang dan dua kali kalah dari tiga laga yang dijalani.
Setelah membuka turnamen dengan kekalahan 1-2 dari Pantai Gading, Jepang kemudian bermain imbang tanpa gol dengan Yunani. Di laga terakhir melawan Kolombia di Arena Pantanal, Cuiaba, Rabu (25/6/2014) dinihari WIB, Jepang kalah 1-4 dan dipastikan tersingkir.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Melihat laga melawan Kolombia, Zaccheroni menilai Jepang sudah tampil lebih baik. Namun pelatih asal Italia itu mengharapkan hasil yang lebih baik dari Jepang di turnamen empat tahunan ini.
"Ini bukan hasil yang bagus. Kami pulang dan kami tidak lolos," ucap Zaccheroni seperti dikutip Football Italia.
"Saya pikir kami bermain lebih baik malam ini daripada yang kami lakukan di dua laga pertama, tapi malam ini kami menghadapi lawan paling berat di grup."
"Kami pikir kami akan tampil jauh lebih baik di Brasil. Saya pikir saya memilih skuat terbaik yang kami miliki. Mereka adalah pemain-pemain yang tepat untuk dibawa ke sini, tapi kami gagal," katanya.
(nds/rin)











































