Hanya berselang kurang dari dua bulan, Diego Godin mengemas gol-gol krusial di pertandingan besar, baik di level klub maupun di timnas. Ia mengakui itu bisa terjadi karena keberuntungan dan dukungan seluruh tim.
Pada 17 Mei lalu di pekan terakhir Liga Spanyol, Godin mencetak gol sundulan yang membatalkan keunggulan tuan rumah Barcelona di pekan terakhir liga. Golnya berhasil memastikan Atletico Madrid berpesta juara La Liga di Camp Nou.
Di final Liga Champions, Godin sempat membuka harapan Atletico juara Liga Champions untuk pertamakalinya. Pemain kelahiran 16 Februari 1986 itu menciptakan gol pembuka final, sebelum disamakan oleh Sergio Ramos di waktu normal. Los Rojiblancos kemudian menyerah 1-4 lewat babak extra time.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kepada FIFA.com, Godin mengatakan gol-gol penting darinya bisa terjadi karena adanya keyakinan pada diri sendiri untuk memberi yang terbaik bagi tim. Dia juga sangat terbantu dengan kinerja tim yang luar biasa.
βSungguh beruntung aku bisa mencetak beberapa gol penting tahun ini. Tapi aku selalu mengatakan bahwa Anda bisa memberikan yang terbaik kepada tim dan bahwa tim selalu mendukung Anda atas apa yang dilakukan,β ujar Godin.
βKinerja tim, baik di Atletico Madrid maupun di sini timnas Uruguay memang menakjubkan. Duel melawan Italia merupakan salah satu dari beberapa pertandingan yang menegaskan sebuah era.β
βIni laga impian bagi kami semua dan akhirnya membahagiakan seluruh negeri,β pungkas dia.
(din/fem)











































