sepakbola

Semangat Juang Bawa Aljazair ke 16 Besar

Terpopuler Jadwal Pertandingan Klasemen Liga Hasil Pertandingan Man of The Match Gila Bola Foto Video Infografis

Semangat Juang Bawa Aljazair ke 16 Besar


- detikSepakbola

AFP/Kirill Kudryavtsev
AFP/Kirill Kudryavtsev
Curitiba - Aljazair untuk pertama kalinya menembus babak 16 besar Piala Dunia. Menurut sang pelatih, Vahid Halilhodzic, tim 'Rubah Gurun' berhasil melakukannya karena menunjukkan semangat juang luar biasa.

Halilhodzic mengatakan hal itu setelah timnya bermain imbang 1-1 dengan Rusia di Arena da Baixada, Curitiba, Jumat (27/6/2014) dinihari WIB. Hasil tersebut memastikan Aljazair finis di posisi kedua klasemen akhir Grup H dan melaju ke babak 16 besar.

Pada laga tersebut, Aljazair tertinggal lebih dulu oleh gol cepat Alexander Kokorin. Namun, mereka mampu menyamakan kedudukan pada babak kedua melalui sundulan Islam Slimani.

"Sebagai seorang pelatih, saya senang melihat tim saya berjuang seperti ini," ujar Halilhodzic yang dikutip Reuters.

"Kami sangat bangga dengan apa yang kami capai malam ini. Kami bermain pada sebuah pertandingan heroik dan saya pikir kami sepenuhnya pantas lolos," tambahnya.

Sebagai runner-up Grup H, Aljazair akan berhadapan dengan juara Grup G, Jerman, di babak 16 besar. Laga ini akan digelar di Estadio Beira-Rio, Porto Alegre, Senin (30/6/2014) mendatang.

"Mereka adalah tim besar. Itu akan sangat rumit buat kami," tutur Halilhodzic.

"Kami adalah Aljazair yang kecil melawan Jerman yang besar. Saya berharap orang-orang Brasil akan mendukung kami. Saya tahu orang Brasil menyukai sepakbola penuh teknik dan kami bisa melakukan itu. Kami bisa memuaskan Anda meski kami tidak berada pada levelnya Brasil," kata pelatih asal Bosnia ini.

Bagi Aljazair, ini adalah kali pertama mereka lolos ke babak 16 besar Piala Dunia. Pada tiga partisipasi sebelumnya, yakni tahun 1982, 1986, dan 2010, mereka selalu gagal melewati babak penyisihan grup.

"Kami mendapatkan banyak dukungan dari dunia Arab, dari negara-negara bekas Yugoslavia, bahkan di Brasil. Orang-orang menyukai skill dan kekuatan kami. Saya cuma bisa bangga dengan cara main tim kami," kata Halilhodzic.


(mfi/mrp)











Hide Ads