Buffon: Jangan Salahkan Prandelli

Buffon: Jangan Salahkan Prandelli

- Sepakbola
Sabtu, 28 Jun 2014 22:45 WIB
Buffon: Jangan Salahkan Prandelli
Getty Images/Julian Finney
Roma -

Italia sudah tersingkir bahkan sebelum Piala Dunia 2014 memasuki babak knockout. Ketika ada banyak kritik ditujukan kepada Cesare Prandelli, pelatih Italia yang kini sudah mengundurkan diri, Gianluigi Buffon justru membelanya.

Italia harus angkat koper setelah hanya berada di peringkat ketiga papan klasemen Grup D. Mereka hanya bisa memetik satu kemenangan dengan sisa dua laga lainnya berakhir imbang dan kalah.

Kegagalan itu berbuntut. Salah satunya efeknya adalah mundurnya Prandelli tak lama setelah kekalahan Italia dari Uruguay.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sebelum Piala Dunia kami tahu bahwa kami tak ada di level terbaik, tapi tetap sebuah tim yang matang dan setidaknya sanggup untuk mencapai babak 16 besar," kata Buffon seperti dikutip Football Italia.

"Kemenangan atas Inggris memberikan harapan palsu. Sebelum Piala Dunia ini, Italia dihargai sebagai tim dengan sepakbola yang menghibur. Tapi di sini kami terlihat seperti tim tanpa ide."

"Ini bukan cara untuk mengkritik pelatih. Cesare Prandelli adalah orang baik dan seorang pelatih dengan taktik yang oke, saya sangat menyesalkan dia mundur. Dia mampu membawa fans lebih dekat dengan tim nasional dengan kesabaran, rasa sentimental, dan kerja keras. Dia memenangi banyak tantangan."

"Ide memainkan gaya baru dengan pemain yang tersedia saat ini, saya pikir, sudah tepat. Kami naik podium dua kali dalam tiga turnamen yang kami ikuti. Saling menyalahkan dalam hasil buruk seperti ini akan cepat menyebar. Tidak ada seorang pun yang bersalah, tapi ini tanggung jawab semua orang," ucap kiper milik Juventus ini.

Belakangan aksi saling tuding siapa yang paling bersalah dari kegagalan Italia kali ini memang bermunculan. Daniele De Rossi bahkan secara implisit menyebut Italia tidak butuh Mario Balotelli.

"Yang kami butuhkan adalah seorang pria sejati, bukan stiker Panini," ucap De Rossi, merujuk pada bercandaan Balotelli lewat foto unggahannya yang menunjukkan koleksi stiker Panini skuat Italia hanya berisikan dirinya seorang.

(roz/rin)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads