Hukum Berat Suarez, FIFA Dinilai Langgar HAM

Hukum Berat Suarez, FIFA Dinilai Langgar HAM

- Sepakbola
Senin, 30 Jun 2014 05:47 WIB
Hukum Berat Suarez, FIFA Dinilai Langgar HAM
AFP/Javier Soriano
Rio de Janeiro - Tim nasional Uruguay masih tak terima melihat penyerang mereka, Luis Suarez, dijatuhi hukuman berat oleh FIFA. FIFA bahkan mereka nilai telah melakukan pelanggaran hak asasi manusia.

Suarez dihukum lantaran menggigit bahu bek Italia, Giorgio Chiellini, pada laga babak penyisihan grup Piala Dunia 2014. Perbuatan tersebut membuatnya dilarang terlibat dalam semua kegiatan yang berkaitan dengan sepakbola selama empat bulan. Larangan ini termasuk menonton pertandingan di stadion dan mengikuti latihan bersama tim.

Selain itu, Suarez dilarang tampil pada sembilan pertandingan resmi internasional bersama Uruguay. Penyerang Liverpool itu juga harus membayar sejumlah denda.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Itu adalah pelanggaran hak asasi manusia karena seorang pemain tidak boleh masuk ke stadion di mana di sana ada 80.000 orang atau masuk ke hotel bersama rekan-rekan setimnya, karena dia tidak bisa bekerja selama empat bulan," kecam kapten Uruguay, Diego Lugano, seperti dikutip Sky Sports.

"Dia telah melakukan kesalahan, tapi hukuman ini adalah kebiadaban" tambahnya.

"Bahkan seorang pelaku kejahatan pun tidak menerima hukuman ini," kata Lugano.

Kehilangan Suarez di babak 16 besar, Uruguay akhirnya tersingkir. Mereka dikalahkan Kolombia dengan skor 0-2.

"Dia tak tergantikan. Melawan Kolombia kami tak bisa mengganti skill yang dia punya," ucap Lugano.

"Selama bertahun-tahun dia adalah pemain terbaik kami. Kami kehilangan dia jauh lebih buruk daripada Brasil kehilangan Neymar atau Argentina kehilangan (Lionel) Messi," katanya.

(mfi/din)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads