Demi menjaga kebugaran para pemain, Deschamps melakukan banyak rotasi pada laga terakhir grup melawan Ekuador. Sang pelatih tahu betul posisi timnya sudah pasti lolos ke fase gugur usai menang dua kali atas Honduras 3-0 dan Swiss 5-2.
Di lini belakang, ia mencadangkan Mathieu Debuchy, Patrice Evra dan Raphael Varane yang tampil apik kala membekuk Swiss, lalu memasang Bacary Sagna, Laurent Koscielny dan Lucas Digne. Kemudian di barisan gelandang, Mathieu Valbuena, Moussa Sissoko dan Yohan Cabaye diistirahatkan, untuk memberi kesempatan pada Antoine Griezmann, Morgan Schneiderlin dan Paul Pogba.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rotasi pemain di laga ketiga grup, kata Deschamps, merupakan sebuah jawaban ketika banyak pemain dalam kondisi fit dan mampu memberikan kontribusi bagi tim.
"Aku senang sekali dengan penampilan mereka (vs Ekuador), meski aku berpikir kami mestinya bisa bermain lebih baik sebagai sebuah tim. Tapi ini penting bahwa begitu banyak pemain yang mungkin bisa siap tampil dengan memberi mereka waktu bermain," kata Deschamps kepada FIFA.com.
Kini, Deschamps berharap langkah menyimpan sejumlah pemain andal di partai penutup grup akan menuai hasil positif di 16 Besar melawan Nigeria (Senin 30/6/2014 pukul 23.00 WIB). Dengan tidak adanya pemain absen karena cedera, ia ingin tim dapat mengantisipasi para striker The Super Eagles yang bisa mengejutkan di saat-saat tak terduga.
"Mereka tak diragukan lagi akan memberi kami masalah pada tingkat fisik. Mereka punya penyerang yang bisa membuat perbedaan pada momen apapun," ujar dia.
(din/raw)










































