Dua Assist Belum Cukup, Hazard Dituntut Lebih Baik Lagi

Dua Assist Belum Cukup, Hazard Dituntut Lebih Baik Lagi

- Sepakbola
Senin, 30 Jun 2014 09:05 WIB
Dua Assist Belum Cukup, Hazard Dituntut Lebih Baik Lagi
Ian MacNicol/Getty Images
Mogi das Cruzes - Eden Hazard dituntut untuk menampilkan performa terbaiknya di Piala Dunia seperti yang ia lakukan untuk Chelsea musim lalu. Sumbangan dua assist sepanjang fase grup dinilai belum cukup untuk Belgia.

Tim de Roude Duivels meraih hasil sempurna selama babak penyisihan grup. Mereka sukses memenangkan semua pertandingan, tapi semua dicapai dengan skor tipis.

Hal itu dikeluhkan oleh pelatih Belgia Marc Wilmots. Hazard belum cukup untuk membawa Belgia bermain lebih mengesankan di Brasil. Bintang The Blues itu tampil sebagai starter di dua laga perdana, melawan Aljazair dan Rusia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam duel melawan Aljazair, Vincent Kompany dkk kebobolan dulu. Mereka mesti menunggu dua gol dari pemain pengganti di 20 menit terakhir. Gol kedua Belgia tercipta berkat assist Hazard.

Di laga selanjutnya kontra Rusia, Belgia juga kesulitan menjaringkan gol. Wilmots beruntung punya pemain pengganti Divock Origi yang bisa membuat gol, lagi-lagi setelah menerima assist dari Hazard.

Menghadapi Amerika Serikat di babak 16 Besar, Wilmots meminta Hazard bermain lebih bagus lagi. Pelatih yang pernah membela timnas Belgia ini ingin Hazard bisa memimpin rekan-rekan setimnya.

β€œEden dituntut melakukan yang lebih, dia bisa membawa kita lebih baik. Setiap orang tahu itu,” kata Wilmots, seperti dilansir dari Soccerway.

β€œJadi sekarang aku hanya menunggu untuk melihatnya dan aku tidak mencoba menaruh tekanan apapun kepadanya. Aku ingin dia menjadi pemimpin di lapangan, walau dia berumur 23 tahun.”

Apa yang diinginkan oleh Wilmots bukan main-main karena Hazard dinilai tampil vokal ketika tim berdiskusi. Hazard mengemukakan pendapatnya tentang tim. Namun, yang terjadi pendapatnya sulit terwujud di saat tim butuh sosoknya.

β€œIa bisa mengatur pertandingan, menemukan ruang kosong dan mencetak gol. Itulah yang ia katakan kepadaku saat kami membahasnya,” tutur Wilmots.

β€œTapi antara mengatakan dan melakukannya selalu ada jarak. Dan ada pertanyaan: Akankah ia meninggalkan Anda cukup ruang? Dia (Hazard) sangat berbahaya melawan Aljazair. Aku menyanjung namanya – dan ini Belgia – tapi aku berpikir tim harus bersatu agar bisa menemukan solusi,” paparnya.

Pada babak 16 Besar, Belgia bakal bertemu tim asuhan Juergen Klinsmann pada Rabu (2/7/2014) dinihari. Pertandingan tersebut akan digelar di Stadion Arena Fonte Nova, Salvador.
Β 
Β 



(din/raw)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads