Striker Brasil Neymar menjadi sasaran bek-bek lawan saat berlaga di Piala Dunia 2014. Situasi itu mengingatkan Luiz Felipe Scolari akan Cristiano Ronaldo di Piala Eropa satu dekade silam.
Brasil menjejakkan kaki di perempatfinal Piala Dunia 2014. Sejauh ini Neymar menjadi mesin gol utama dengan donasi empat gol.
Tapi menjelang laga perempatfinal versus Kolombia pada 4 Juli, kondisi Neymar belum juga membaik. Dia didera cedera paha. Cedera itu didapatkan saat Brasil menghadapi Chile.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Scolari menyebut fenomena itu bukan kali ini saja terjadi. Saat dia menangani timnas Portugal 2003-2008, situasi serupa menimpa Ronaldo.
"Saya mempunyai pengalaman serupa pada Piala Eropa 2004. Kala itu saya menjadi pelatih tim nasional Portugal," kata Scolari seperti dikutip Football Italia.
"Cristiano Ronaldo yang diincar. Selalu mendapatkan penjagaan khusus. Saya ingat saat semifinal menghadapi Belanda dia dihajar keras ketika pertandingan baru lima menit. Dan dia harus ditarik keluar di babak kedua.
"Neymar mendapatkan perlakuan yang sama. Dia mengakhiri setiap pertandingan dengan kaki yang bengkak. Baru lima menit dia dihajar lawan.
"Saya tidak tahu bagaimana dia bisa tetap bermain hingga extra time dan tak kehilangan fokus dalam adu penalti.
"Dia menjadi pahlawan. Tapi saya tidak tahu apakah dia akan pulih Jumat nanti untuk menghadapi Kolombia," ucap pelatih 65 tahun itu.
(fem/cas)











































