Langkah Nigeria terhenti di babak 16 besar Piala Dunia 2014 usai kalah 0-2 dari Prancis di Estadio Nacional, Senin (30/6/2014) malam WIB. Kendati memetik hasil negatif, Nigeria sejatinya tak tampil buruk.
Kenyataannya, mereka bahkan mampu menahan Prancis sebelum kebobolan di menit ke-79. Baru setelah gol tersebut, mereka lebih tertekan hingga kemudian kemasukan gol lain yang merupakan torehan bunuh diri dari Joseph Yobo.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya pikir ini adalah laga yang bagus, kami menjalani sebuah laga yang sangat bagus tapi kami cuma tidak beruntung pada akhirnya harus kalah," kata Keshi dikutip Reuters.
Satu pemain yang jadi sorotan dari Nigeria adalah kiper Vincent Enyeama. Sempat impresif dengan melakukan empat penyelamatan gemilang, kiper 31 tahun itu lantas anti klimaks setelah salah mengantisipasi sepak pojok Mathieu Valbuena yang kemudian ditanduk Paul Pogba jadi gol pertama Prancis.
Terkait hal ini, Keshi enggan menimpakan kesalahan semata kepada Enyeama. Sembari menegaskan timnya tak layak kalah, pelatih 52 tahun itu menyebut hasil ini ditanggung seluruh skuat.
"Apa yang terjadi, terjadilah dan itu benar membuat kami membayar mahal. Ketika Anda melihat tim Anda menampilkan permainan yang bagus, mencoba melakukan apa yang ada minta dan tiba-tiba situasinya berbalik untuk kemudian Anda kalah, saya pikir kami tidak layak kalah seperti ini. Tapi itulah yang terjadi di sepakbola," ujarnya.
"Saya tidak akan mulai menyalahkan satu atau dua orang. Kami menang sebagai sebuah tim dan kami kalah juga sebagai satu tim," demikian dia.
(raw/roz)











































