Cuma dua wakil Afrika di babak 16 besar yakni Nigeria dan Aljazair yang semuanya harus keok di tangan Prancis serta Jerman. Kedua negara itu menyusul Kamerun, Pantai Gading, dan Ghana, yang sudah lebih dulu masuk kotak di fase grup.
Pantai Gading sendiri disebut Yaya Toure harus tersingkir dengan cara yang menyakitkan usai kalah 1-2 dari Yunani di laga ketiga grup.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Yunani menang 2-1 dan berhak menemani Kolombia lolos sebagai wakil Grup C. Hal ini yang dikeluhkan oleh Yaya mengingat Samaras saat itu dinilai melakukan diving.
Kemudian pemain Manchester City itu menyebut bahwa tim-tim Afrika memang tak pernah diuntungkan wasit selama Piala Dunia.
"Saya benar-benar ingin wasit mereka ulang gerak tipu-tipu dari Samaras," ujar Yaya kepada France Football seperti dikutip Sky Sports.
"Sekali lagi wasit memang tidak memihak pada kami. Kami seharusnya mendapat dua penalti di laga melawan Jepang. Kali ini justru Yunani yang mendapatkan penalti," sambungnya.
"Jelas ini tida bikin kecewa siapapun karena tim Afrika yang dirugikan. Siapa yang peduli soal ketidakadilan yang menimpa tim-tim Afrika?."
"Kesalahan-kesalahan ini membuat kami sadar akan sesuatu hal yang lebih besar. Ini adalah skandal tapi tidak semua orang mau memperhatikannya," demikian dia.
(mrp/din)











































