Terlepas dari kemenangan telak atas Portugal di laga pembuka, penampilan Jerman dinilai belum cukup meyakinkan sejauh ini di Piala Dunia 2014. Menghadapi Prancis di perempatfinal, mereka dituntut lebih baik.
Jerman mengawali langkah di Brasil dengan mengesankan saat mencukur Portugal 4-0. Namun setelah kemenangan tersebut, performa Der Panzer justru kurang meyakinkan.
Di laga kedua, anak asuh Joachim Loew cuma bisa bermain imbang 2-2 kontra Ghana setelah melalui pertandingan ketat. Sementara di laga terakhir fase grup kontra Amerika Serikat, Phillip Lahm dkk. kesulitan mencetak gol kendati tampil dominan hingga akhirnya hanya menang tipis 1-0.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di lain sisi, Prancis yang menanti di perempatfinal punya laju yang relatif lebih meyakinkan. Mengawali turnamen dengan menang telak 3-0 atas Honduras, mereka kemudian menghajar Swiss 5-2. Meski hanya bermain imbang 0-0 kontra Ekuador, Les Bleus kembali memetik hasil meyakinkan setelah menang 2-0 atas Nigeria di perdelapanfinal.
Oleh karena itu, eks penggawa Jerman Andreas Brehme menuntut Lahm dkk. tampil lebih baik menghadapi Prancis, Jumat (4/7/2014) malam WIB. Jika tidak, pria yang meraih gelar juara dunia 1990 itu yakin Prancis yang bakal melaju.
"Tim kami tidak bermain begitu buruk sejauh ini dan mereka layak berada di perempatfinal. Tapi jika kami tampil seperti saat melawan Aljazair, maka Prancis pasti akan menyingkirkan kami. Mereka adalah lawan dengan kaliber berbeda," katanya.
"Jika tim kami bisa berkembang, yang mana benar-benar saya harapkan dan inginkan, ini akan jadi laga yang sangat seimbang. Kedua tim punya pemain-pemain dengan kualitas hebat," tambah Brehme.
Brehme pribadi mengakui Prancis merupakan salah satu tim yang punya penampilan oke. Namun untuk tim yang paling mengesankan sejauh ini, Brehme menunjuk Belanda.
"Sejujurnya, saya harus mengatakan Belanda. Mereka mengalami sedikit kesulitan melawan Meksiko yang sangat tangguh, tapi di luar itu saya pikir mereka satu-satunya tim dengan sistem permainan dan struktur paling jelas. Meski demikian, saya juga menikmati permainan Prancis. Tim kami harus meningkat 100% lagi jika mereka ingin menang Jumat nanti," tandasnya sebagaimana dilansir situs resmi FIFA.
(raw/roz)











































