'Tango' Membidik Semifinal Pertama dalam 24 Tahun

Jelang Argentina vs Belgia

'Tango' Membidik Semifinal Pertama dalam 24 Tahun

- Sepakbola
Sabtu, 05 Jul 2014 15:39 WIB
Tango Membidik Semifinal Pertama dalam 24 Tahun
Jean Catuffe/Getty Images
Jakarta - Sudah 24 tahun lamanya Argentina tak pernah lagi mencapai semifinal Piala Dunia. Kini, tim 'Tango' ditunggu kuda hitam Belgia. Bisakah Lionel messi dkk. memperbaki catatan negatif itu?

Argentina bakal ditantang Belgia di Estadio Nacional Mane Garrinch, Brasilia Sabtu (5/7/2014) malam WIB dalam perempaftinal Piala Dunia. Duel itu akan menjadi penentu langkah Argentina untuk memperbaiki hasil 1998 di Prancis. Kala itu Argentina terhenti di perempatfinal.

Belgia juga mempunyai misi besar kali ini. Disebut-sebut sedang memiliki generasi emas, tim besutan Marc Wilmots tersebut ingin minimal mengulang torehan 1986, yang mencapai semifinal.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berikut data dan fakta terkait duel Argentina dengan Belgia yang dicatat Opta:

-- Argentina lebih dominan atas Belgia dalam empat kali pertemuan sebelumnya. Tim 'Tango' meraih tiga kemenangan dengan mencetak 10 gol dan kebobolan empat kali.

-- Sepanjang Piala Dunia, mereka saling kalah menang. Belgia unggul ketika pertemuan di fase grup 1982 dengan skor 1-0. Kemudian Argentina menang 2-0 pada semifinal Piala Dunia 1986. Dua gol itu diborong Maradona. Dalam edisi itu, Argentina akhirnya menjadi juara setelah menang atas Jerman Barat 3-2.

-- Dimulai sejak Piala Dunia 2010, Argentina memenangkan delapan dari sembilan laga yang dilakoni. Mereka hanya kalah dari Jerman di perempatfinal dengan skor 0-4.

-- Argentina mengantongi enam kemenangan dari 19 laga menghadapi tim-tim Eropa di Piala Dunia.

-- Untuk ketiga kalinya Argentina lolos ke perempatfinal Piala Dunia sejak 1990. Tapi Albiceleste tak pernah melaju lebih jauh dari perempatfinal sejak 1990. Waktu itu, Argentina menjadi runner-up.

-- Argentina tak pernah menang lewat pertandingan 90 menit di perempatfinal Piala Dunia, Pada 1990, Argentina harus melewati adu penalti untuk menang atas Yugoslavia, kemudian kalah dari Belanda 1-2 pada 1998. Selain itu, pada 2006 juga harus melewati penalti melawan Jerman, dan kalah 0-4 dari Jerman pada tahun 2010.

--Belgia mencapai perempatfinal Piala Dunia untuk kedua kalinya. Perempatfinal pertama didapatkan Belgia pada 1986 dan harus puas ada di peringkat keempat di akhir turnamen.

-- Argentina lebih sering menang dalam sebuah laga dengan extra time di Piala Dunia. Albiceleste memenangi enam dari tujuh laga lewat extra time.

-- Argentina dan Belgia menjadi dua dari empat tim yang memenangkan semua pertandingan hingga perempatfinal di Piala Dunia 2014. Dua lainnya adalah Kolombia dan Belanda. Kolombia akhirnya merasakan kekalahan setelah mereka mencapai perempatfinal dengan digebuk Brasil 1-2.

-- Enam gol yang dicetak Belgia sejauh ini dibuat setelah menit 70. Selain itu, empat dari enam gol itu diceploskan oleh pemain pengganti.

-- Belgia dan Argentina mencatatkan tembakan paling banyak di Piala Dunia (83 dan 80). Belgia juga membuat attempt on target terbanyak (32).

-- Argentina mencatatkan penguasaan bola rata-rata 64,3% pada Piala Dunia kali ini, yang merupakan rasio tertinggi di edisi ini.

-- Lionel Messi membuat empat gol dan satu assist dari tujuh gol yang dibuat Argentina sejauh ini. Tiga dari empat gol itu dibuat dari luar kotak penalti.

-- Messi menjadi pemain yang paling banyak menciptakan peluang gol untuk rekan satu timnya (18).

-- Pada laga babak 16 besar menghadapi Swiss, Angel Di Maria membuat 12 peluang gol, menjadi peluang terbanyak dalam sebuah pertandingan di Piala Dunia oleh pemain Argentina (1966-2014). Dia juga membuat gol semata wayang yang akhirnya meloloskan Argentina ke perempatfinal di laga itu.

-- Javier Mascherano membuat tekel paling banyak dibandingkan peman lain di Piala Dunia (18 dari 22 kesempatan).

-- Kevin de Bruyne menjadi pengumpan dari 10 peluang gol saat menghadapi Amerika Serikat di perempatfinal. Dia juga berperan dalam dua gol Belgia, membuat satu gol pembuka dan assist pada gol kedua.





(fem/din)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads