Los Ticos menyudahi turnamen setelah kalah adu penalti 3-4 dari Belanda usai bermain imbang 0-0 dalam pertandingan perempatfinal sepanjang 120 menit di Arena Fonte Nova, Salvador.
Walau timnya kalah, Navas dipilih FIFA sebagai Man of the Match karena aksi-aksinya berhasil menggagalkan sejumlah peluang emas De Oranje.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Piala Dunia ini merupakan sebuah pengalaman hebat, dan kami tersingkir dengan kepala tegak," sahut kiper Levante tersebut yang dikutipf dari Fifa.com.
"Semua orang sudah melakukan pekerjaan yang bagus. Kami sudah mengerahkan segalanya di atas lapangan. Tidak ada yang suka dengan kekalahan dan ini berat."
"Kami belum kalah di pertandingan manapun -- kalah di adu penalti bukanlah sebuah kekalahan," imbuh Navas.
(rin/raw)










































