Dibanding dua Piala Dunia sebelum ini, relatif permainan Jerman tak lagi menyerang dan seindah dulu lagi. Memang Die Mannschaft kini mau main lebih pragmatis dan efisien demi titel juara.
Jerman berstatus tim tertajam di dua edisi Piala Dunia terakhir. Jika saat jadi tuan rumah mereka bikin 14 gol, empat tahun lalu Thomas Mueller dkk. memberondong 16 kali gawang lawan yang mana diwarnai kemenangan telak 4-1 atas Inggris serta 4-0 atas Argentina.
Namun tak satupun dari dua turnamen itu diakhiri Jerman sebagai juara karena mereka mentok di semifinal dan harus puas sebagai peringkat ketiga terbaik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tapi di Piala Dunia 2014 ini tak ada Jerman seperti yang di 2006 dan 2010 karena mereka lebih bermain aman. Torehan golnya pun baru menginjak angka 10 setelah sampai di semifinal.
Bahkan sejak menang 4-0 atas Portugal di laga perdana mereka, relatif jumlah gol Jerman menurun yakni hanya bikin 2, 1, 2, dan 1 gol.
Meski demikian gawang Manuel Neuer sendiri baru kebobolan tiga gol dan jadi jumlah kebobolan paling sedikit bersama kiper Argentina Sergio Romero.
Ini boleh jadi dikarenakan Neuer tak segan untuk maju keluar dari sarangnya saat menghalau para pemain lawan. Memang kini Jerman bermain lebih efisien dan bertahan demi mewujudkan mimpi mereka meraih trofi juara.
"Menjadi juara Piala Dunia adalah yang terpenting. Dalam delapan tahun terakhir kami bermain aktraktif, sepakbola berteknik, dengan gaya yang tak banyak orang di Jerman tahu dan diterima dengan baik. Kini harus ada perubahan dengan menghilangkan permainan cantik kami, tapi kami lebih fokus meraih kemenangan," papar eks pemain Jerman Lothar Matthaus seperti dilansir Marca.
"Di Afrika Selatan, Jerman mengejutkan semua orang dengan sepakbola indah mereka. Kini di Brasil mereka bermain lebih efisien dan mengincar kemenangan. Kini pertahanan kami lebih solid dan di Jerman kami bilang bahwa menyerang itu untuk menang, bertahan untuk jadi juara," sambungnya.
"Inilah yang timnas Jerman lakukan ketika kami membandingkan dengan dua Piala Dunia terakhir kami sebelum ini," demikian dia.
Jerman akan menghadapi Brasil di semifinal yang dihelat di Belo Horizonte, Rabu (9/7) dinihari WIB besok.
(mrp/a2s)











































