Untuk kali pertama dalam 24 tahun Argentina akhirnya kembali masuk final. Kalau ada satu hal yang membuat Albiceleste bisa melangkah ke partai puncak maka dia adalah Lionel Messi.
Di antara para tim unggulan, Argentina bisa dianggap beruntung karena undian fase grup menempatkan mereka bersama tim yang relatif lemah. Dan benar saja, skuat besutan Albiceleste jadi juara grup setelah meraih hasil sempurna sembilan.
Messi punya kontribusi sangat besar dalam kemenangan-kemenangan yang didapat di Grup F ini. Faktanya, dari lima gol yang dibuat Argentina empat di antaranya dilesakkan bintang milik Barcelona ini. Sementara satu lainnya adalah hasil bunuh diri pemain Bosnia dan Herzegovina.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kemenangan dengan selisih satu gol kembali didapat Argentina di laga pamungkas grup. Kembali Messi jadi pahlawan dengan dua gol yang dia buat, yang mengantar Argentina menghentikan Nigeria dengan 3-2.
Rentetan gol Messi berhenti saat Argentina masuk fase knock out. Tapi kontribusinya masih sangat besar. Gol Angel di Maria yang jadi penentu kemenangan 1-0 atas Swiss datang dari assist Messi.
Untuk kali kelima secara beruntun Argentina meraih kemenangan dengan selisih satu gol. Itu terjadi di babak perempatfinal. Gol Gonzalo Higuain memaksa Belgia pulang kampung.
Memasuki babak semifinal, Argentina bertemu dengan Belanda. Duel keduanya berlangsung ketat, dan tuntas 120 menit tanpa ada satupun gol tercipta. Di adu tos-tosan Sergio Romero jadi pahlawan saat dia menghadang dua tendangan eksekutor Oranje. Argentina menang 4-2 dan berhadapan dengan Jerman di final.
Messi tak bisa dipungkiri jadi sosok yang menjadi bintang atas kemenangan-kemenangan Argentina dan mengantar timnya masuk ke final. Situs Whoscored mencatat Messi sebagai pemain dengan performa paling baik di Piala Dunia ini.
Selain empat gol dan satu assist, Messi rata-rata melepaskan 3,2 tembakan per laga. Dia juga punya akurasi umpan sebesar 81,7% dan empat kali terpilih jadi man of the match.
Road to final
GRUP F
2-1 vs Bosnia & Herzegovina
(OG KolaΕ‘inac, Messi)
1-0 vs Iran
(Messi)
3-2 vs Nigeria
(Messi 2, Rojo)
16 BESAR
1-0 vs Swiss
(Di Maria)
8 Besar
1-0 vs Belgia
(Higuain)
SEMIFINAL
0-0 (4-2) vs Belanda
(Messi, Garay, Aguero, Rodriguez) (din/fem)











































