Jerman akhirnya berhasil memutus puasa gelar juara di Piala Dunia 2014 usai mengalahkan Argentina 1-0 di final. Joachim Loew menyebut sukses itu adalah hasil kerja keras yang tidak sebentar.
Estadio do Maracana menjadi saksi saat Die Mannschaft merebut titel juara dunia keempatnya. Mario Goetze menjadi penentu kemenangan Jerman lewat gol tunggalnya yang tercipta di babak perpanjangan waktu.
Untuk mencapainya, Jerman mesti melewati serangakaian proses. Setelah menjadi runner-up di Korea-Jepang 2002, Jerman sedikit-sedikit mulai regenerasi para pemainnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami memulai proyek ini pada 10 tahun lalu, dan yang terjadi pada hari ini adalah hasil kerja selama bertahun-tahun, mulai dengan Juergen Klinsmann," ungkap Loew yang dilansir Fifa.com. "Kami terus membuat kemajuan pesat, kami percaya pada proyek ini, kami kerja keras, dan jika ada tim yang pantas mendapatkannya maka inilah tim itu."
"Kami selalu memainkan sepakbola yang bagus dan saya percaya bahwa setelah turnamen ini, atau lebih dari tujuh pertandingan ini, kami telah memperlihatkan penampilan terbaik dari tim manapun di Brasil."
"Anak-anak juga mengembangkan sebuah semangat tim yang luar biasa. Mereka memiliki kapasitas teknik dan mereka juga memiliki keinginan yang kuat yang mana itu diperlukan untuk melakukan apa yang diperlukan."
"Kami adalah tim Eropa pertama yang berhasil menjuarai Piala Dunia di tanah Amerika Selatan dan itu membuat kami begitu bangga. Setiap pemain sudah memberikan segala yang mereka punya," imbuh Loew. (rin/din)











































